FASHION

Deretan Gaya Ikonis Selebriti di Chanel Paris Haute Couture Week

Deretan Gaya Ikonis Selebriti di Chanel Paris Haute Couture Week

JAKARTA - Paris kembali menjadi panggung utama mode dunia saat peragaan busana Chanel Haute Couture 2026 digelar dalam Paris Haute Couture Week pada 28 Januari 2026. Di tengah warna-warni koleksi dan desain penuh imajinasi karya Matthieu Blazy, perhatian publik tidak hanya tertuju pada runway; namun juga pada deretan selebriti yang tampil di front row dengan gaya sangat berbeda satu sama lain. Dari sosok yang berani seperti Dua Lipa hingga pilihan minimalis dari Kim Go-eun, setiap penampilan mencerminkan keunikan gaya personal masing-masing selebriti — sekaligus merayakan fashion haute couture di salah satu rumah mode paling ikonik di dunia.

Gaya Berani dan Kontras: Dua Lipa Memimpin Sorotan Mode

Pertama dari deretan selebriti adalah Dua Lipa, penyanyi internasional yang tampil mencuri perhatian di front row Chanel. Penampilannya disebutkan penuh dengan warna kontras yang terang, menampilkan dua potong busana bermotif abstrak yang menyerupai aliran air di permukaan kainnya. Kombinasi warna kuning, merah, dan cokelat membuat gayanya tampak sangat menyala di antara barisan tamu fashion elite lainnya, sementara tas dengan motif serupa memberikan kesan serasi dan konsisten dari head-to-toe. Untuk menyempurnakan tampilan ini, Dua Lipa memilih sepatu hak tinggi putih dengan ujung hitam sebagai penyeimbang keseluruhan outfitnya.

Gaya Dua Lipa kali ini menunjukkan bagaimana campuran motif dan warna berani bisa menjadi cara efektif menonjolkan kepribadian di acara bergengsi — pilihan yang memadukan bold aesthetic dengan nuansa elegan haute couture dari Chanel.

Edgy yang Tetap Stylish: A$AP Rocky dan Nicole Kidman

Tidak hanya Dua Lipa yang menarik pandangan publik; rapper A$AP Rocky juga hadir dengan pendekatan gaya yang berbeda namun tetap menarik. Ia tampil mengenakan kemeja berwarna pink lembut dipadu dengan coat kulit cokelat, sebuah padu padan yang menghadirkan kesan edgy namun tetap manis sekaligus berkarakter kuat. Uniknya, detail kecil seperti tas kecil berbentuk kacang kulit mencuri perhatian dan menjadi aksen yang membedakan penampilannya dari tamu lain di acara tersebut.

Sementara itu, Nicole Kidman memperlihatkan sisi dramatis yang lebih elegan. Ia muncul dalam balutan atasan dengan aksen benang-benang menjuntai pada leher dan bagian bawah, sebuah trait yang menambah tekstur dan dinamika unik pada tampilan haute couture-nya. Dipadukan dengan rok selutut bertekstur glossy, penampilan Kidman dirangkum sebagai mix antara drama dan anggun. Lengkap dengan tas tabung bertekstur kulit croco serta sepatu hitam dengan aksen garis putih, gaya Nicole memberikan sentuhan klasik yang dibangkitkan kembali melalui detail kontemporer.

Tampilan Ceria dan Minimalis: Gracie Abrams serta Kim Go-eun

Selain dua penampilan sebelumnya yang penuh warna dan detail, Gracie Abrams membawa suasana mode yang lebih ceria ke acara ini. Dengan blazer tweed berwarna lime yang diperkaya oleh aksen benang halus, Gracie memancarkan aura playful yang kontras dengan skema warna umum di acara tersebut. Celana baggy berwarna cokelat muda serta heels dengan ujung putih — mirip gaya Dua Lipa — menyelesaikan looknya dalam balutan keseimbangan antara kenyamanan dan estetika.

Berbeda dari Gracie, Kim Go-eun, aktris Korea yang juga hadir, memilih pendekatan minimalis dan modern. Ia tampil mengenakan setelan putih dengan detail hitam yang menciptakan siluet bersih namun tetap menarik. Aksesori bag dan heels hitam dipadu dengan setelan memberikan keseimbangan warna yang presisi, sementara anting berdesain tajam berwarna merah menjadi statement piece yang mencuri perhatian mata. Gaya Kim Go-eun memperlihatkan bahwa kesederhanaan yang dipadukan dengan elemen kejutan kecil pun bisa berbicara kuat di panggung couture.

Perayaan Fashion: Lebih dari Sekadar Busana

Di luar deretan gaya tamu yang hadir, peragaan ini juga penting sebagai momen debut kreatif Matthieu Blazy memimpin koleksi haute couture untuk Chanel — sebuah tonggak yang membawa kontemporer dan imajinasi tinggi dalam tiap desainnya. Koleksi yang dipamerkan dipuji karena bermain dengan aksen benang yang tampak menari serta penggunaan bahan sifon transparan yang menghadirkan nuansa dramatis di runway.

Momen ini pun memperlihatkan bahwa Paris Haute Couture Week bukan sekadar ajang pamer koleksi desainer, melainkan juga panggung kolaborasi tak tertulis antara desain, selebriti, dan media — di mana gaya individu selebriti seolah menjadi bagian dari pertunjukan itu sendiri. Dengan perbedaan gaya yang sangat variatif, dari bold sampai minimalis, dari edgy sampai ceria, acara ini kembali menegaskan bahwa fashion adalah ekspresi diri yang luas, tak terikat pada satu formula tunggal.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index