JAKARTA - Sebanyak 12 tim akan bertanding sengit untuk memperebutkan enam tiket terakhir menuju putaran final Piala Dunia 2026.
Delapan tim berasal dari Eropa, sementara empat tim lainnya dari benua lain bersaing di babak playoff antarkonfederasi. Sistem yang diterapkan adalah single match, sehingga pemenang langsung melaju ke putaran final tanpa pertandingan kedua.
Dari zona Eropa, delapan negara yang bertarung antara lain Bosnia dan Herzegovina, Italia, Swedia, Polandia, Republik Ceko, Denmark, Kosovo, dan Turkiye. Mereka memperebutkan empat slot tersisa dengan pertarungan yang akan digelar di empat lokasi berbeda.
Sementara itu, dua tiket lainnya diperebutkan oleh Irak, Bolivia, RD Kongo, dan Jamaika. Pertandingan antarkonfederasi ini akan menentukan wakil dari benua selain Eropa yang akan tampil di putaran final Piala Dunia 2026.
Playoff Zona Eropa
Zona Eropa menyajikan empat pertandingan yang menarik perhatian. Bosnia dan Herzegovina akan menjadi tuan rumah menghadapi Italia di Zenica dalam Path A.
Swedia menjamu Polandia di Solna pada Path B. Kosovo bertemu Turkiye di Praha dalam Path C, sedangkan Republik Ceko menghadapi Denmark juga di Praha pada Path D.
Setiap laga menggunakan sistem single match, sehingga hasil langsung menentukan siapa yang lolos. Pemenang dari masing-masing path otomatis mendapatkan tiket ke putaran final Piala Dunia 2026. Strategi dan persiapan matang menjadi kunci sukses bagi negara-negara yang ingin menambah sejarah mereka di turnamen terbesar dunia ini.
Head of Media FIFA dan berbagai analis menilai bahwa playoff Eropa akan menjadi babak paling kompetitif. Italia, dengan pengalaman panjang di Piala Dunia, diprediksi menjadi favorit, namun Bosnia dan Herzegovina menyiapkan kejutan dengan dukungan publik tuan rumah.
Babak Playoff Lintas Konfederasi
Selain Eropa, empat negara dari benua lain juga bertarung memperebutkan dua slot terakhir. RD Kongo menghadapi Jamaika di Estadio Akron Zapopan. Jamaica melaju ke final setelah mengalahkan Kaledonia Baru 1-0 di semifinal, menunjukkan kesiapan mereka menghadapi lawan berat.
Sementara itu, Irak akan bertemu Bolivia di Estadio BBVA Bancomer, Guadalupe. Bolivia berhasil lolos ke final setelah menang 2-1 atas Suriname di semifinal. Pertandingan ini menjadi kesempatan bagi Irak untuk menunjukkan performa terbaiknya, karena tim Asia tersebut ingin memastikan kehadirannya di turnamen dunia setelah sejumlah negara Asia lain telah memastikan diri lolos lebih awal.
Setiap pertandingan lintas konfederasi ini menjadi sorotan karena memadukan gaya bermain berbeda dari berbagai benua. Taktik dan kemampuan beradaptasi dengan lawan menjadi faktor penting dalam menentukan siapa yang akan melangkah ke putaran final.
Jadwal dan Lokasi Pertandingan
Untuk zona Eropa, seluruh pertandingan playoff digelar pada hari Rabu, 1 April 2026 pukul 01.45 WIB. Berikut rinciannya:
Path A: Bosnia dan Herzegovina vs Italia (Zenica)
Path B: Swedia vs Polandia (Solna)
Path C: Kosovo vs Turkiye (Praha)
Path D: Republik Ceko vs Denmark (Praha)
Sementara untuk babak playoff antarkonfederasi:
RD Kongo vs Jamaika, pukul 04.00 WIB, Estadio Akron Zapopan
Irak vs Bolivia, pukul 10.00 WIB, Estadio BBVA Bancomer, Guadalupe
Semua pertandingan menggunakan sistem single match sehingga ketegangan meningkat karena satu kesalahan bisa menentukan nasib tim. Lokasi pertandingan dipilih secara strategis untuk memberikan kondisi netral bagi tim-tim yang berasal dari benua berbeda.
Prediksi, Persiapan, dan Sorotan Pemain
Beberapa pemain kunci menjadi sorotan di playoff Piala Dunia 2026. Penyerang Italia, Mateo Retegui, pernah mencetak gol pembuka pada laga kualifikasi melawan Israel di Stadion Bluenergy, Udine, pada 14 Oktober 2025. Performa pemain seperti Retegui akan menjadi salah satu penentu jalannya laga.
Pelatih dan tim nasional masing-masing negara melakukan persiapan maksimal, baik dari sisi fisik, strategi, maupun mental. Mengingat ini adalah pertandingan tunggal yang menentukan, setiap tim menekankan disiplin, fokus, dan penguasaan taktik untuk menghadapi lawan-lawan yang memiliki gaya bermain berbeda.
Selain itu, faktor pengalaman di turnamen besar seperti Piala Dunia menjadi modal penting. Tim-tim yang memiliki pemain senior atau pengalaman sebelumnya diyakini memiliki sedikit keuntungan, namun kejutan dari tim-tim baru atau underdog tetap bisa terjadi.
Dengan babak playoff yang menjanjikan laga sengit dan penuh strategi, keenam tim yang berhasil lolos akan memastikan tempat mereka di panggung dunia, menambah warna dan cerita menarik dalam sejarah Piala Dunia 2026.