Solusi Terintegrasi PLN UIP2B Jamali dalam Wujudkan Listrik untuk Rakyat Lewat Inovasi Berbasis Sampah

Jumat, 04 Juli 2025 | 02:30:00 WIB

PLN Unit Pelaksana Pengatur Beban Jawa Barat (PLN UP2B Jabar) menyelenggarakan program kreatif bertajuk “Bottle Up dan Bayar Listrik Pakai Plastik” yang dilaksanakan di area perkantoran serta di Desa Cangkuang Wetan, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung. Botol plastik yang dikumpulkan dari kegiatan ini disalurkan ke bank sampah rekanan untuk dikelola dengan cara yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Inisiatif ini bertujuan untuk mendukung kelestarian lingkungan sekaligus menciptakan akses energi yang merata dan membantu mengurangi beban ekonomi masyarakat. Warga dilibatkan secara aktif dalam program ini dengan menukar botol plastik sebagai bentuk kontribusi dalam pembayaran token listrik. Dari kegiatan ini, terkumpul 8.790 botol plastik hasil partisipasi aktif pegawai PLN dan masyarakat sekitar.

Menurut General Manager PLN UIP2B Jamali, Munawwar Furqan, program “Bottle Up dan Bayar Listrik Pakai Plastik” merupakan strategi PLN untuk menghadirkan manfaat sosial dan lingkungan dalam satu kegiatan. Ia menekankan bahwa program ini tidak hanya soal pertukaran botol dengan listrik, tetapi juga sarana edukasi publik tentang pentingnya keberlanjutan energi dan pelestarian lingkungan.

Akhmad Duli, Manager PLN UP2B Jawa Barat, menuturkan bahwa kegiatan ini mendukung kampanye nasional Zero Waste Warriors yang digagas oleh PLN. Kampanye ini mengajak seluruh elemen, termasuk pegawai PLN dan masyarakat, untuk menekan produksi sampah plastik serta membangun pola hidup baru yang lebih ramah lingkungan. PLN berharap program ini menjadi gerakan bersama yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.

Program ini mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Puluhan warga Desa Cangkuang Wetan dengan semangat membawa botol plastik bekas dari rumah mereka masing-masing untuk ditukar dengan token listrik. Mereka merasa terbantu, terutama saat kebutuhan rumah tangga semakin meningkat. Seorang warga bernama Wiwin Ida mengumpulkan 160 botol dan menerima token listrik senilai Rp80.000.

Wiwin menyampaikan rasa syukurnya karena kini limbah plastik yang biasanya hanya menumpuk di rumah bisa ditukar menjadi sesuatu yang berguna. Ia merasa terbantu dan bersyukur karena program ini mampu meringankan beban listrik keluarganya. Ia mengucapkan terima kasih kepada PLN atas inisiatif yang sangat bermanfaat bagi masyarakat kecil seperti dirinya.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari pemerintah desa. Kepala Desa Cangkuang Wetan, Asep Kusmiadi, menilai program ini sangat tepat sasaran, terutama bagi warga yang masih kesulitan secara ekonomi dan belum memiliki sistem pengelolaan sampah yang baik. Ia berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilakukan secara berkala dan menjangkau lebih banyak wilayah.

Terkini