Simulasi Cicilan KUR Mandiri 2026 Serta Syarat Pengajuan dan Cara Mengajukan

Kamis, 19 Februari 2026 | 13:41:37 WIB
Simulasi Cicilan KUR Mandiri 2026 Serta Syarat Pengajuan dan Cara Mengajukan

JAKARTA - Ramadan selalu menjadi momen penting bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). 

Pada periode ini, konsumsi masyarakat meningkat signifikan, terutama di sektor kuliner, fesyen muslim, sembako, hingga usaha parcel dan hampers. Banyak UMKM memanfaatkan momentum untuk meningkatkan produksi, menambah stok barang, serta membuka lapak musiman agar omzet meningkat.

Namun, peningkatan kegiatan usaha membutuhkan tambahan modal. Salah satu solusi yang kembali diminati adalah Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mandiri 2026. Program ini menawarkan plafon pinjaman mulai Rp10 juta hingga Rp500 juta, dengan bunga ringan 6 persen efektif per tahun. 

Skema ini dirancang untuk membantu pelaku UMKM memperoleh modal kerja tambahan maupun pembiayaan investasi dengan cicilan yang terjangkau.

KUR Mandiri juga mendapatkan subsidi bunga dari pemerintah, sehingga cicilan tetap rendah. Setiap tahun, pemerintah menyalurkan plafon ratusan triliun rupiah untuk mendukung pertumbuhan UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional.

Jenis dan Plafon KUR Mandiri 2026

Hingga awal 2026, skema KUR Mandiri masih konsisten dan terbagi dalam beberapa kategori:

KUR Super Mikro: plafon hingga Rp10 juta

KUR Mikro: Rp10 juta–Rp100 juta

KUR Kecil: Rp100 juta–Rp500 juta

Tenor pinjaman fleksibel, mulai 12 bulan hingga 60 bulan, tergantung jenis pembiayaan dan kebutuhan usaha. Mengetahui tabel angsuran KUR Mandiri menjadi langkah penting sebelum mengajukan pinjaman agar cicilan bulanan sesuai arus kas usaha.

Contoh simulasi cicilan KUR Mandiri:

Pinjaman12 bulan24 bulan36 bulan48 bulan60 bulan
Rp10 jutaRp860.664Rp443.206Rp304.219
Rp50 jutaRp4.303.321Rp2.216.031Rp1.521.097
Rp100 jutaRp8.606.643Rp4.432.061Rp3.042.194
Rp150 jutaRp12.909.964Rp6.648.092Rp4.563.291Rp3.522.754Rp2.889.920
Rp500 jutaRp43.033.215Rp22.160.305Rp15.210.969Rp11.742.515Rp9.666.401

Simulasi di atas dapat berubah sesuai kebijakan terbaru Bank Mandiri dan kebutuhan spesifik UMKM. Memahami angka cicilan membantu pelaku usaha menentukan tenor yang realistis dan sesuai arus kas usaha.

Syarat Pengajuan KUR Mandiri 2026

Calon debitur perlu menyiapkan dokumen berikut sebelum mengajukan KUR:

e-KTP dan Kartu Keluarga

NIB (Nomor Induk Berusaha) atau Surat Keterangan Usaha (SKU)

NPWP (wajib untuk pinjaman di atas Rp50 juta)

Surat nikah atau cerai (jika ada)

Bukti kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan (untuk plafon di atas Rp100 juta)

Khusus KUR PMI: lampirkan perjanjian kerja di luar negeri

Kelengkapan dokumen memastikan proses verifikasi berjalan cepat dan persetujuan pinjaman dapat dilakukan tepat waktu. Bank Mandiri juga menekankan pentingnya kesesuaian dokumen dengan profil usaha agar pinjaman digunakan secara optimal.

Cara Mengajukan KUR Mandiri 2026

Ada dua cara pengajuan KUR Mandiri:

Datang langsung ke kantor cabang atau unit mikro Bank Mandiri terdekat.

Menghubungi Mandiri Call 14000 untuk memperoleh informasi awal dan arahan proses pengajuan.

Bank Mandiri menetapkan program ini berlaku hingga akhir 2026 atau sampai kuota nasional terpenuhi. Dengan pengajuan yang tepat, pelaku UMKM dapat memanfaatkan momentum Ramadan untuk menambah modal kerja dan menyesuaikan stok dengan kebutuhan konsumen.

Selain itu, Bank Mandiri mendorong calon debitur untuk memahami simulasi cicilan secara menyeluruh agar pembayaran sesuai kemampuan finansial. Pendekatan ini membantu UMKM menjaga kesehatan arus kas tanpa terbebani cicilan tinggi.

Manfaat KUR Mandiri untuk Pertumbuhan UMKM

KUR Mandiri 2026 memberikan banyak keuntungan bagi UMKM:

Cicilan ringan: bunga efektif 6 persen per tahun membuat pembayaran tetap terjangkau.

Fleksibilitas plafon dan tenor: pelaku usaha dapat menyesuaikan jumlah pinjaman dan durasi cicilan.

Modal tambahan: mendukung peningkatan produksi, pengadaan stok, dan pengembangan usaha.

Subsidi pemerintah: bunga rendah menjadi solusi bagi usaha kecil yang sulit mengakses kredit komersial.

Momentum Ramadan: UMKM dapat memanfaatkan lonjakan konsumsi masyarakat untuk meningkatkan omzet.

Dengan memahami simulasi dan syarat KUR, UMKM dapat merencanakan kebutuhan modal dengan lebih presisi. Hal ini memastikan pinjaman digunakan efisien, dan usaha dapat berkembang sesuai target, baik untuk modal kerja maupun investasi.

KUR Mandiri menjadi instrumen strategis bagi UMKM untuk memanfaatkan peluang bisnis saat Ramadan dan Lebaran, sekaligus memperkuat kontribusi sektor ini terhadap perekonomian nasional.

Terkini