Kemenperin Dorong Peningkatan Industri Kapal Untuk Tingkatkan Logistik Indonesia

Rabu, 11 Februari 2026 | 12:48:30 WIB
Kemenperin Dorong Peningkatan Industri Kapal Untuk Tingkatkan Logistik Indonesia

JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong penguatan sektor industri galangan kapal nasional untuk mendukung transformasi sistem logistik di Indonesia. 

Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, menegaskan bahwa langkah ini sangat penting untuk kelancaran distribusi barang, memperkuat ketahanan pangan, serta meningkatkan daya saing industri manufaktur Indonesia.

Menperin menyampaikan pentingnya pengembangan industri galangan kapal sebagai bagian dari strategi jangka panjang dalam memperkuat sektor logistik nasional.

Dikatakannya, industri galangan kapal memiliki dampak ekonomi yang luas karena melibatkan banyak sektor, mulai dari bahan baku, komponen, hingga sumber daya manusia dan teknologi yang diperlukan dalam proses produksinya. 

Penguatan sektor ini menjadi kunci untuk mendorong kemajuan sektor logistik yang sangat dibutuhkan oleh Indonesia sebagai negara kepulauan.

Tantangan yang Dihadapi Industri Galangan Kapal Indonesia

Industri perkapalan Indonesia, yang saat ini memiliki sekitar 342 galangan kapal yang tersebar di seluruh Indonesia, menghadapi beberapa tantangan struktural. Salah satu tantangan utama adalah tingginya ketergantungan pada impor bahan baku dan komponen kapal. 

Menperin menekankan bahwa tingkat komponen dalam negeri (TKDN) yang rendah menjadi hambatan besar dalam pengembangan industri ini. 

Untuk itu, pemerintah telah menerapkan kebijakan untuk mendongkrak TKDN dalam sektor ini, khususnya melalui Perpres 46 Tahun 2025 dan Permenperin 35 Tahun 2025 yang akan mendukung industri komponen kapal dalam negeri.

Selain itu, industri galangan kapal juga menghadapi masalah rendahnya utilisasi kapasitas yang ada. Meskipun Indonesia memiliki fasilitas produksi yang memadai, namun tingginya ketergantungan pada pesanan kapal baru yang terbatas menyebabkan banyak galangan kapal yang tidak terpakai secara optimal. 

Oleh karena itu, pemerintah perlu menciptakan kebijakan yang dapat merangsang permintaan pembangunan kapal baru agar sektor ini bisa tumbuh dan berkembang dengan lebih stabil.

Langkah Strategis untuk Menguatkan Ekosistem Galangan Kapal

Untuk mengatasi tantangan-tantangan tersebut, Kemenperin menyiapkan sejumlah langkah strategis. Salah satu langkah tersebut adalah penyederhanaan proses perizinan yang akan memudahkan pengembangan industri galangan kapal. 

Pemerintah juga akan memberikan dukungan pembiayaan dengan bunga rendah agar pengusaha galangan kapal dapat lebih mudah mendapatkan modal untuk pengembangan usaha.

Selain itu, program Penugasan Khusus Ekspor (PKE) yang bertujuan untuk substitusi impor juga akan diperluas. Hal ini dimaksudkan untuk mendorong produksi dalam negeri dan mengurangi ketergantungan pada impor bahan baku dan komponen kapal. 

Di sisi lain, optimalisasi fasilitas fiskal juga akan dilakukan guna menciptakan iklim usaha yang lebih kondusif dan memperkuat sektor galangan kapal Indonesia.

Peluang Besar untuk Industri Galangan Kapal Nasional

Menperin juga memanfaatkan peluang besar yang ada dalam program prioritas pemerintah untuk membangun 975 unit kapal. Hal ini akan memberikan ruang bagi industri galangan kapal untuk berkembang dan memenuhi kebutuhan armada nasional. 

Dengan kapasitas produksi yang mencapai sekitar 1.242 unit kapal per tahun, sektor galangan kapal nasional siap untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri sekaligus mengembangkan potensi ekspor.

"Industri maritim nasional memiliki potensi besar untuk menjadi tulang punggung sistem logistik dan konektivitas Indonesia," ujar Menperin, menambahkan bahwa kolaborasi antara kebijakan pemerintah dan sektor swasta sangat diperlukan untuk memaksimalkan potensi yang ada.

Peran Ekosistem Industri Kapal dalam Logistik Nasional

Indonesia, sebagai negara kepulauan, sangat bergantung pada angkutan laut untuk distribusi barang antar wilayah. Oleh karena itu, penguatan industri galangan kapal menjadi bagian penting dari peningkatan sistem logistik nasional. 

Dengan memiliki armada kapal yang memadai dan industri galangan kapal yang kuat, Indonesia dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah dan memperlancar distribusi barang ke seluruh penjuru nusantara.

Penguatan ekosistem industri kapal diharapkan tidak hanya berdampak pada sektor logistik, tetapi juga memberikan kontribusi yang signifikan bagi ekonomi Indonesia secara keseluruhan. 

Mengingat industri galangan kapal melibatkan banyak komponen dalam rantai pasok, maka keberhasilannya akan memperkuat sektor-sektor lainnya, termasuk sektor manufaktur, ketahanan pangan, serta infrastruktur logistik.

Terkini