Jababeka (KIJA) Raup Marketing Sales Rp1,18 Triliun di Semester I/2026

Senin, 03 Agustus 2026 | 23:47:32 WIB
KIJA Raih Marketing Sales Rp1,18 Triliun, Disokong Lahan Kendal [FOTO: NET].

JAKARTA – Emiten pengembang kawasan industri PT Kawasan Industri Jababeka Tbk. (KIJA) membukukan perolehan pendapatan prapenjualan atau marketing sales mencapai Rp1,18 triliun sepanjang semester I/2026. 

Dengan capaian tersebut, KIJA telah merealisasikan 32% dari keseluruhan target marketing sales yang dibidik sepanjang tahun ini sebesar Rp3,75 triliun.

Corporate Secretary KIJA Muljadi Suganda menyampaikan bahwasanya perseroan konsisten memacu pemenuhan target marketing sales tahun 2026 sebesar Rp3,75 triliun, yang mana hingga penutupan semester pertama telah berhasil terealisasi sebesar 32%.

"Manajemen meyakini bahwa permintaan yang berkelanjutan dari tenant industri di kawasan Cikarang dan Kendal akan terus mendukung pertumbuhan jangka panjang pendapatan berulang dari utilitas, logistik, dan layanan pengelolaan kawasan," kata Muljadi dalam siaran pers, dikutip Senin (3/8/2026).

Adapun, perolehan marketing sales KIJA pada semester I/2026 bersumber dari area Cikarang dan wilayah lainnya (termasuk joint venture) dengan kontribusi sebesar 29%. 

Di dalamnya mencakup aksi pelepasan lahan industri seluas 3 ha kepada perusahaan tekstil asal Indonesia serta 0,7 ha kepada perusahaan importir bahan bangunan dari China.

Selanjutnya, transaksi penjualan lahan industri di Kendal mendominasi dengan menyumbangkan 71% terhadap total marketing sales, yang disokong oleh pelepasan area lahan seluas 7 ha kepada manufaktur baterai serta 9,7 ha kepada produsen peralatan rumah tangga asal Indonesia.

Pada tahun ini, KIJA menargetkan prapenjualan senilai Rp3,75 triliun, yang terdiri atas Rp1,25 triliun dari kawasan Cikarang dan wilayah lainnya. 

Rinciannya meliputi Rp800 miliar dari penjualan lahan industri beserta bangunan pabrik, serta Rp450 miliar dari lini properti dan residensial (termasuk joint venture). Sementara itu, porsi penjualan di Kendal dipatok mampu menyentuh Rp2,5 triliun.

Terkini

Telkom Perluas Digitalisasi Pendidikan Lewat PIJAR

Senin, 03 Agustus 2026 | 01:53:01 WIB

CMRY Catat Laba Rp1,17 Triliun, Pendapatan Tumbuh 25,49%

Senin, 03 Agustus 2026 | 01:43:01 WIB

TBIG Tawarkan Kupon Obligasi Hingga 8,25%

Senin, 03 Agustus 2026 | 01:38:31 WIB