Tugu Insurance (TUGU) Meraup Laba Bersih Rp480,29 Miliar di Semester I

Senin, 03 Agustus 2026 | 23:36:31 WIB
Semester I/2026, Tugu Insurance (TUGU) Cetak Laba Rp480,29 Miliar [FOTO: NET].

JAKARTA — PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk. (TUGU) atau Tugu Insurance meraup laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk atau laba bersih senilai Rp480,29 miliar sepanjang semester I/2026.

Direktur Keuangan & Layanan Korporat Tugu Insurance Fitri Azwar menyampaikan bahwasanya angka tersebut melesat 76,87% dibandingkan kurun waktu yang sama pada tahun sebelumnya atau semester I/2025, yakni Rp271,55 miliar. 

Laba per saham (earning per share/EPS) TUGU terpantau berada di posisi Rp135, melonjak dari posisi Rp76 pada semester I/2025.

Bagi Fitri, torehan positif ini selaras dengan perkembangan laju bisnis inti perseroan serta konsistensi penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan portofolio, underwriting, hingga manajemen risiko.

“Tugu Insurance tetap mencermati dinamika perekonomian dan industri asuransi yang dapat memengaruhi kinerja hingga akhir tahun. Hasil pada semester I/2026 menjadi dorongan bagi Perseroan untuk terus menjaga kualitas kinerja secara berkelanjutan,” ucapnya dalam keterangan resmi, Senin (3/8/2026).

Seiring dengan implementasi PSAK 117, perseroan membukukan pendapatan jasa asuransi mencapai Rp4,45 triliun pada semester I/2026. Perolehan ini terangkat 16,31% ketimbang pencapaian Rp3,83 triliun pada periode serupa tahun sebelumnya. 

Sementara itu, hasil jasa asuransi tercatat menyentuh Rp602,95 miliar, meroket 85,56% jika dibandingkan dengan perolehan Rp324,94 miliar pada semester I/2025.

Adapun, pendapatan operasional lainnya tercatat sebesar Rp321,29 miliar, menguat 24,61% (year on year/YoY) dari Rp257,84 miliar. Kontribusi finansial ini bersumber dari lini usaha sewa, jasa survei, serta aktivitas penjualan kendaraan yang dikelola oleh entitas anak usaha.

“Perseroan juga membukukan pendapatan investasi sebesar Rp140,50 miliar. Di tengah volatilitas pasar keuangan, Tugu Insurance terus mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam mengelola portofolio investasi dengan mempertimbangkan aspek likuiditas, risiko, dan imbal hasil,” beber Fitri.

Menilik dari sisi neraca keuangan, Tugu Insurance membukukan total aset senilai Rp29,49 triliun per 30 Juni 2026, bertambah 6,40% ketimbang posisi Rp27,71 triliun pada penutupan Desember 2025. Sementara itu, ekuitas perseroan secara keseluruhan tercatat mencapai Rp10,01 triliun.

“Perseroan senantiasa mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan struktur keuangan dan permodalan. Fokus kami adalah menjaga kesinambungan bisnis, memenuhi komitmen kepada para pemangku kepentingan, serta menciptakan nilai tambah secara bertahap dan berkelanjutan,” tegas Fitri.

Lebih jauh, Fitri turut menjelaskan bahwa penerapan standar PSAK 117 senantiasa menjadi bagian dari komitmen Tugu Insurance dalam mendongkrak mutu, konsistensi, hingga transparansi pada pelaporan keuangan.

“Perseroan berupaya memastikan pencatatan dan penyajikan kinerja dilakukan sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku sehingga informasi keuangan yang disajikan diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih relevan mengenai fundamental bisnis,” tutupnya.

Terkini

Telkom Perluas Digitalisasi Pendidikan Lewat PIJAR

Senin, 03 Agustus 2026 | 01:53:01 WIB

CMRY Catat Laba Rp1,17 Triliun, Pendapatan Tumbuh 25,49%

Senin, 03 Agustus 2026 | 01:43:01 WIB

TBIG Tawarkan Kupon Obligasi Hingga 8,25%

Senin, 03 Agustus 2026 | 01:38:31 WIB