Harga Emas Hari Ini 3 Agustus 2026: Antam Naik, UBS & Galeri 24 Stagnan

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:54:32 WIB
Harga Emas Antam Menguat pada 3 Agustus 2026, Cek Rincian Lengkapnya [FOTO: NET].

JAKARTA - Harga emas domestik terpantau mengalami tren penguatan pada perdagangan Senin (3/8/2026). Kenaikan tercatat pada emas Antam di Logam Mulia maupun emas Antam yang dijual di Pegadaian, sementara nilai jual emas Galeri 24 dan UBS bertahan stabil.

Berdasarkan situs resmi Logam Mulia pada Senin (3/8/2026) pukul 08.30 WIB, tarif emas Antam per gram melonjak Rp 7.000 menjadi Rp 2.610.000 dari sebelumnya Rp 2.603.000 per gram. 

Di samping itu, nilai buyback emas Antam juga terangkat Rp 11.000 menjadi Rp 2.379.000 per gram dari posisi sebelumnya Rp 2.368.000 per gram.

Sementara itu, grafik harga emas di Pegadaian pada pembaruan Senin (3/8/2026) siang menunjukkan pergerakan yang cenderung beragam.

Emas keluaran Galeri 24 ukuran 1 gram masih tertahan di posisi Rp 2.573.000 per gram.

Di sisi lain, emas Antam ukuran 1 gram di Pegadaian menguat Rp 7.000 menjadi Rp 2.715.000 per gram dari semula Rp 2.708.000. Adapun emas UBS ukuran 1 gram stagnan di level Rp 2.586.000 per gram.

Untuk besaran buyback di Pegadaian, belum ada perubahan pada penyesuaian siang ini. Angka buyback emas Galeri 24 ukuran 1 gram tetap berada di level Rp 2.413.000. Begitu pula dengan buyback emas Antam dan UBS ukuran 1 gram yang masih stagnan di posisi Rp 2.406.000.

Harga emas hari ini 3 Agustus 2026

Berikut rincian lengkap harga emas Antam Logam Mulia, Galeri 24, Antam Pegadaian, dan UBS per Senin (3/8/2026):

Harga emas Antam Logam Mulia hari ini

0,5 gram: Rp 1.355.000

1 gram: Rp 2.610.000

2 gram: Rp 5.160.000

3 gram: Rp 7.715.000

5 gram: Rp 12.825.000

10 gram: Rp 25.595.000

25 gram: Rp 63.862.000

50 gram: Rp 127.645.000

100 gram: Rp 255.212.000

250 gram: Rp 637.765.000

500 gram: Rp 1.275.320.000

1.000 gram (1 kilogram): Rp 2.550.600.000

Harga emas Galeri 24 hari ini

0,5 gram: Rp 1.349.000

1 gram: Rp 2.573.000

2 gram: Rp 5.084.000

5 gram: Rp 12.617.000

10 gram: Rp 25.167.000

25 gram: Rp 62.581.000

50 gram: Rp 125.062.000

100 gram: Rp 250.000.000

250 gram: Rp 623.464.000

500 gram: Rp 1.246.926.000

1.000 gram (1 kilogram): Rp 2.493.852.000

Harga emas Antam hari ini di Pegadaian

0,5 gram: Rp 1.410.000

1 gram: Rp 2.715.000

2 gram: Rp 5.367.000

3 gram: Rp 8.024.000

5 gram: Rp 13.338.000

10 gram: Rp 26.619.000

25 gram: Rp 66.417.000

50 gram: Rp 132.751.000

100 gram: Rp 265.421.000

250 gram: Rp 663.276.000

500 gram: Rp 1.326.333.000

1.000 gram (1 kilogram): Rp 2.652.624.000

Harga emas UBS hari ini

0,5 gram: Rp 1.398.000

1 gram: Rp 2.586.000

2 gram: Rp 5.131.000

5 gram: Rp 12.679.000

10 gram: Rp 25.225.000

25 gram: Rp 62.937.000

50 gram: Rp 125.614.000

100 gram: Rp 251.129.000

250 gram: Rp 627.637.000

500 gram: Rp 1.253.799.000

Harga emas dunia

Di ranah global, emas mencatatkan kenaikan pada sesi transaksi Senin (3/8/2026), menyusul keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menunda rencana aksi militer ke Iran demi memberikan kesempatan tercapainya kesepakatan damai.

Mengutip Reuters, harga emas di pasar spot terangkat 0,7 persen ke level 4.067,06 dollar AS per ons. Sementara itu, emas berjangka AS menguat 0,9 persen menuju 4.065,60 dollar AS per ons.

Trump pada Sabtu (1/8/2026) mengungkapkan lewat platform Truth Social bahwa pihak Iran dan beberapa negara Timur Tengah memohon tenggat waktu untuk menuntaskan kesepakatan. 

Upaya tersebut diharapkan sanggup membuka kembali Selat Hormuz secara menyeluruh sekaligus menghentikan potensi ancaman nuklir Iran.

Sentimen tersebut turut memicu harga minyak mentah dunia merosot lebih dari 5 dollar AS per barel pada pembukaan perdagangan Senin.

Sebelumnya, tatkala ketegangan AS-Iran membendung, harga emas sempat tertekan. Kenaikan harga minyak akibat konflik tersebut memicu kekhawatiran timbulnya inflasi yang dapat mendesak bank sentral menaikkan suku bunga. 

Kendati emas berstatus aset safe haven, daya tariknya berisiko terkikis di tengah tren suku bunga tinggi karena logam mulia tidak memberikan imbal hasil (yield).

Di sisi lain, tumpuan investor masih tertuju pada proyeksi kebijakan moneter The Federal Reserve (The Fed).

Tiga pejabat The Fed yang berselisih pandangan dalam rapat kebijakan pekan lalu kembali mengingatkan bahwasanya tingkat inflasi dapat bertahan di atas target 2 persen apabila penyesuaian suku bunga tak segera dieksekusi.

Para pelaku pasar juga menanti deretan rilis data tenaga kerja AS pekan ini, seperti lowongan kerja, laporan ADP, klaim pengangguran mingguan, hingga laporan nonfarm payrolls yang menjadi acuan penting kebijakan The Fed.

Adapun logam mulia lainnya turut merangkak naik. Perak spot naik 0,7 persen ke level 58,02 dollar AS per ons, platinum menguat 0,7 persen menjadi 1.653,78 dollar AS per ons, dan paladium melesat 1,5 persen ke posisi 1.293,00 dollar AS per ons.

Terkini