Bulog NTT Serap 2.330 Ton Jagung untuk Dukung Peternakan

Kamis, 30 Juli 2026 | 19:31:31 WIB
Bulog NTT Serap 2.330 Ton Jagung Petani Lokal Hingga Juli 2026 [FOTO: NET].

JAKARTA - Perum Bulog Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) menampung sebanyak 2.330 ton jagung hasil produksi petani daerah hingga Juli 2026 demi menopang sektor industri peternakan sekaligus menjamin kepastian pasar dan keterjangkauan harga di tingkat produsen.

"Hingga saat ini, Bulog NTT telah menyerap 2.330 ton jagung hasil panen petani lokal yang dialokasikan khusus untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak," kata Pemimpin Perum Bulog Kanwil NTT Arrahim K. Kanam di Kupang, Kamis (30/7/2026).

Ia mengutarakan bahwa penyerapan komoditas jagung tersebut menciptakan efek berganda (multiplier effect) bagi roda perekonomian daerah lantaran selain menopang stabilitas pendapatan petani, juga menjamin ketersediaan pasokan pakan ternak yang terjangkau bagi para peternak di wilayah NTT.

Menurut penjelasannya, penampungan hasil panen jagung menjadi wujud komitmen Bulog untuk hadir mendampingi petani mendapatkan jaminan pasar dengan tingkat harga yang bersaing, sekaligus memperkokoh alur pasokan industri peternakan yang menjadi sektor unggulan NTT.

"Penyerapan 2.330 ton jagung ini merupakan komitmen kami untuk hadir langsung membantu petani NTT agar hasil panen mereka terserap dengan harga yang baik dan kompetitif. Penyerapan ini ditujukan untuk pakan ternak yang rantai pasoknya sangat vital dalam mendukung industri peternakan lokal yang juga menjadi salah satu potensi unggulan NTT," katanya.

Arrahim menyampaikan bahwa NTT menyimpan potensi luas lahan serta volume produksi jagung yang masif sehingga langkah penyerapan secara berkelanjutan diharapkan dapat memicu petani mendongkrak produktivitas tanpa cemas akan pemasaran hasil panen.

Ia menegaskan bahwa ke depan, Bulog NTT secara konsisten menguatkan keterpaduan dengan pemerintah daerah, wadah kelompok tani, hingga pemangku kepentingan di bidang peternakan demi memperluas jangkauan penyerapan jagung sekaligus menopang kemandirian pangan dan perbaikan taraf hidup petani di daerah tersebut.

Di samping penyerapan jagung, Perum Bulog Wilayah NTT sebelumnya telah menampung 7.407 ton setara beras dari hasil panen petani hingga 12 Juli 2026 guna memperkokoh program swasembada pangan nasional serta memelihara stabilitas harga di tingkat daerah.

Terkini